14. Percaya

1184 Kata

Lily tertawa cekikikan. Senang rasanya bila sudah membuat Gio kesal. Mama melepas pelukan Gio pada pinggangnya dan memutar tubuh menghadap sang anak. "Gio, kamu sudah bukan anak-anak lagi. Malu dong sama istrimu, kamu 'kan udah nikah." Nasihat mama sambil menyentuh lengan Gio. Gio hanya tersenyum kecil ketika Kae memarahinya. Nina pun sama, melihat kelakuan suaminya yang seperti anak kecil di depan sang ibu. Ia melirik Anna yang bersandar di bahu Erick, sang kakek. Gadis kecil itu terlihat begitu senang. "Kakek, kapan kita ke Mal lagi, Kek?" "Nanti ya ... kalo kakek sudah sehat." Erick mengusap kepala Anna pelan. Ia melihat kunciran Anna yang sedikit berbeda. "Siapa ini yang kuncir begini?" Anna malah melirik ibunya dan kembali menatap sang kakek. "Bunda." "Mmh ... Bunda sayang sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN