Sebelum Gio sempat memeriksa dompetnya, ia ditarik Nina ke tempat lain. "Nanti saja deh!" Ia melirik si kecil Anna dan menggandengnya. "Oya, bagaimana kalau kita ke salon, meni-pedi?" "Meni-pedi?" Anna menatap bingung. Nina tersenyum lebar. Ia mencubit dengan lembut hidung putri kecilnya itu. "Itu cara perempuan istirahat. Kamu pasti suka!" Mereka masuk ke sebuah salon merek luar negeri. Di salon yang terlihat modern itu, ada beberapa wanita yang sedang dirawat rambutnya. Ada juga yang sedang potong rambut. Kedatangan orang terkenal seperti Nina, sempat mencuri perhatian semua orang. Apalagi membawa Gio yang tampan dan Anna gadis kecil yang cantik. "Aku mau meni-pedi," sahut Nina pada wanita yang berdiri di depan mesin pembayaran. "Oh, bisa, Ibu." "Bisa gak dengan putri Saya?" Ka

