48. Brad Berkunjung

1168 Kata

"Mmh ... anak ayah apa gak takut tambah tembam pipinya, mmh?" Gio mencubit dengan lembut pipi si kecil. Anna menggeleng dengan senyum lebar. Rambutnya yang dikuncir dua ke atas, bergerak bebas di belakang mengikuti kepalanya. "Ok, ayah pesan ya." Gio mengangkat ponselnya. "Assalamualaikum." Semua orang menoleh ke arah pintu depan yang memang terbuka. Gio melongo. Bagaimana mungkin orang ini bisa bilang 'assalamualaikum'? Sejak kapan ia pindah agama? "Oh, Brad. Ayo masuk," sahut Nina sambil beranjak berdiri. Gio mulai merasa tak nyaman. Kenapa di hari Minggu tenangnya, sepupunya datang ke rumah? Asal tidak membawa-bawa masalah pekerjaan, baginya tidak masalah. Gio menegakkan punggung. "Ayo, Yah. Katanya mau pesan?" "Oiya ...." Berkat Anna, Gio kembali fokus. Dengan cepat ia me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN