11. Tidur

1182 Kata

Sri, pembantu Gio begitu senang, sang majikan menikah dengan orang lain, bukan dengan Juwita. Ia tak bisa bayangkan, kehidupan macam apa yang akan dilaluinya bila Juwita yang judes itu jadi majikannya. 'Alhamdulillah, ya Allah. Untung bukan Juwita yang menikah dengan Pak Gio. Kalau itu terjadi, makin besar kepalalah, dia!' "Sri." Sri terbangun dari lamunannya. Ibu Gio mendekat. "Kamu sudah makan?" "Oh ... ada, Bu, di dapur," jawab Sri sambil menganggukkan kepala dengan sopan. "Oh, ya sudah. Kalau kurang, kamu ambil di sini ya." "Iya, Bu." Keluarga Gio sangat mengenal Sri dengan baik. Ia sudah bekerja dengan keluarga ini sejak rumah ini dibeli 10 tahun yang lalu. Keramahan keluarga itu membuat ia betah bekerja hingga kini. "Oh, jadi sekarang setelah sukses di pabrik makanan frozen

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN