Gio membuka mata sipitnya lebih lebar. "Sepertinya, aku akan pulang malam lagi. Entahlah ...." Ia menggaruk-garuk kepalanya di mana rambutnya berantakan. "Mungkin aku akan tidur lagi. Aku perlu fokus bekerja." Kembali Gio menguap dan turun dari ranjang. Setelah sholat bersama, Gio kembali tidur. Mata kecil Anna mencari Gio. Hanya ibunya yang muncul di meja makan, membuatnya bingung. "Mana Ayah, Bunda?" Ia melirik Nina. "Mmh, Ayah kemalaman pulangnya, jadi tidur lagi sehabis sholat subuh." Kae dan Erick hanya melirik keduanya bicara. Mereka sibuk makan. Nina begitu santai berada di rumah itu, seakan rumah itu miliknya. Padahal rumah itu Kae yang membelinya. "Ayo, selesaikan sarapanmu biar kamu mandi." Nina menoleh pada Kae dan Erick. "Bibik sudah datang 'kan, ya?" "Eh, sudah," jawab

