bc

Trahentium

book_age16+
4
IKUTI
1K
BACA
others
dark
drama
tragedy
comedy
sweet
humorous
heavy
scary
spiritual
like
intro-logo
Uraian

tentang kita yang merasa tak pantas untuk bersama. bahwa kita akan menjadi sepasang yang saling, atau kita akan menjadi saling yang asing?

semua tergantung semesta dan campur tangan Tuhan untuk kisah kita

chap-preview
Pratinjau gratis
Friendzone
Kamu, yang melekat pada setiap detik kegiatanku. Berbagi ruang untuk menciptakan dekat. Memanipulasi waktu untuk sekedar temu. Kamu yang tiga tahun terakhir menemaniku disetiap fase moodku. Kamu, entah dari kapan mampu membuatku nyaman dengan obrolan ringan disepanjang malam. Memanjakanku dengan sebutir ice cream rasa coklat jika aku sedang ngambek denganmu. Lucu memang sikapmu, disetiap hari kita menghabiskan waktu dengan berbagi kisah, rasa namun bukan cinta. Aku tak tahu, sejak kapan senyummu itu menjadi candu bagiku. Perhatianmu padaku menciptakan debar berbeda pada dadaku. Dan kehilangan kabarmu adalah kekhawatiranku yang mendalam. Bukankah kita hanya teman? Lantas rasa apa yang berdebar ketika kau akan menemuiku? Atau ketika kau memberiku perhatian kecil, seperti jangan tidur larut malam dan selalu jaga kesehatan seperti itu saja sudah menghangatkan hatiku. Ini rasa apa? Apakah ini yang namanya jatuh cinta pada teman? Jujur aku tak mengerti, karna sejak dulu aku tak pernah merasakan debar berbeda seperti ini. Akupun tak tahu pasti, kapan aku mulai meminta tuhan agar kau tetap terlindungi. Dalam sajak doaku tanpa alfa selalu menuturkan namamu. Bahkan setiap sujudku tak luput untuk mendoakanmu agar bahagia, dan maaf aku telah lancang memintamu pada tuhan untuk menjadi pendampingku di akhir cerita. Aku tahu aku salah, menaruh hati padamu yang jelas statusmu adalah sahabat baikku. Dirimupun sudah mendiami ruang dalam dadaku. Entah mulai kapan kau sudah menjadi prioritas di hidupku. Mendengarkanmu mengeluh, berbicara kasar saat sedang marah, atau memakiku ketika aku mengeluh sudah jadi kebiasaan yang selalu ku nantikan disetiap malam. Kamu, nyatanya lebih dominan dalam hidupku. Memberi warna pada setiap pertemuan. Kamu, yang tak pernah mau menganggapku sebagai seorang perempuan. Kamu, yang tanpa malu bercerita tentang masa lalumu, tentang keburukanmu. Dan kamu, yang diam-diam menberiku rasa nyaman yang nyaris takut kehilangan. Lihatlah, temanmu ini hanyalah seorang pecundang. Yang diam-diam selalu menunggu orang yang kamu inginkan itu menyakitikmu atau justru meninggalkanmu. Karna dengan begitu peranku sangat kamu butuhkan saat kamu tersakiti. Kamu akan mendatangi, merengek agar aku menghiburmu atau kamu mengajakku mengelilingi kota. Tak apa, selama aku bisa membuatmu nyaman akan ku lakukan sebisaku. Tak masalah bagiku jika kamu hanya menganggapku sebatas teman cerita, teman makan, teman tertawa dan semoga kamu akan menjadikanku teman hidupmu. Pengharapanku masih sama untukmu. Semoga kamu segera tersadarkan bahwa aku adalah sosok yang kau butuhkan selama ini, sosok yang tak akan meninggalkanmu sekalipun kamu tidak baik-baik saja, sosok yang tak pernah memintamu menjadi orang lain, dan sosok yang menerimamu tanpa tapi. Karna bagiku, hanya bersamamulah aku mampu menjadi diriku sendiri. Maaf jika kali ini aku meminta lebih, karna hanya bersamamulah doa paling serius dalam hidupku. Terima kasih untuk tahun ketiga telah memilih bersamaku walau hanya sebagai teman :) Aku tetap menyayangimu melebihi rasa teman :)

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Pengganti

read
304.0K
bc

Happier Then Ever

read
92.5K
bc

Sweetest Pain || Indonesia

read
77.6K
bc

Love Match

read
180.3K
bc

Stuck With You

read
75.8K
bc

Ditaksir, Pak Bos!

read
149.8K
bc

Rainy

read
19.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook