"Kamu tidak ke kampus, Sya?" tanya Pipit di telepon. "Tidak, Pit. Hari ini aku tidak enak badan," jawabku pelan. "Sakit apa? Sudah dibawa ke dokter belum?" "Hanya masuk angin saja, kok. Nanti juga baikan kalau sudah istirahat." "Ya sudah, istirahat saja di rumah. Nanti aku main, ya. Mau dibawakan apa?" "Terserah. Aku tutup dulu, ya, Pit." "Ok-ok. Sampai ketemu lagi nanti." Kuhela napas pelan setelah sambungan telepon terputus, lalu kembali membaringkan tubuh di sofa panjang ini. Kurang enak badan hanya alasan saja sebenarnya. Aku sedang tidak mood masuk kelas. Pikiran dan hati tengah gelisah. Aku butuh waktu untuk menetralkan perasaan curiga ini. Sejak pagi, mendung bergelayut menutupi matahari. Sama seperti suasana hati saat ini. Kelabu. Apa pun yang kukerjakan di rumah ternyata t

