Dua Puluh Empat

1264 Kata

Sesampainya di rumah orang tuanya, Ardan dikejutkan dengan keberadaan Hendra dan Marissa yang sedang ngobrol bersama Andre, sedang Liana terlihat ke luar dari dapur dengan membawa nampan berisi 2 gelas kopi dan 2 gelas teh. "Assalamualaikum!" Salam Ardan yang seketika membuat semua orang menoleh kepadanya. "Waalaikumsalam!" Jawab seluruh orang bersamaan. "Kamu sendiri Sayang? Mana Aisya?" Tanya Liana sambil menengok ke luar memastikan keberadaan Aisya. "Aku sendiri Ma, Aisya tadi sedang ada temannya!" Balas Ardan dengan mengedarkan pandangan ke seluruh orang. "Kebetulan sekali Nak, ini ada Om Hendra dan Tante Marissa, mereka datang kok ya nggak bilang-bilang dulu!" Ucap Liana sambil meletakkan minuman di atas meja. Tiba-tiba suasana menjadi hening, Hendra tidak berani membuka p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN