Dua Puluh Delapan

1259 Kata

21+ Aisya mematut dirinya di depan cermin mengamati perubahan dirinya yang semakin berisi, entah mengapa Aisya merasakan berat badannya bertambah pesat, bagaimana tidak, hampir seminggu ia hanya di rumah dan yang ia lakukan hanya tidur dan makan, tak jarang berburu kuliner malam bersama Ardan ia lakukan, belum lagi sikap Ardan yang begitu memanjakannya. Di dalam kulkas Ardan sediakan semua makanan favoritnya, termasuk es cream dan coklat. "Sayang ayo buruan, udah malam nih!" Panggil Ardan dari bawah. "Bentar Mas aku masih pakai jilbab!" Balas Aisya dari dalam kamar yang terbuka. Malam ini Aisya mengenakan setelan celana jeans coklat dan tunik berwarna cream dengan jilbab motif segiempat yang semakin memancarkan aura kecantikannya. Dengan terburu-buru Aisya menuruni anak tangga berbed

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN