bagian 19 - Menginap Di penjara.

1444 Kata

"Kami dari ke Polisian, apa benar ini kediaman rumah Saudara, Rudi ...." Aku dan Bapak saling berpandangan, hati mendadak gusar saat mata melihat dengan jelas dua sosok tegap memakai seragam coklat berdiri di balik pagar. "Ada apa ya?" wajah Bapak berubah cemas, pun dengan diriku. "Benar ini rumah, Rudi Sanjaya?" ulang Polisi berbadan tinggi besar itu. "I--ya benar. Ini rumah Rudi, anak saya." jawab Bapak sambil melirikku. "Ada apa ya, Pak?" "Bisa di buka pintu pagarnya, atau bicara disini saja?" tanya, Polisi berwajah oriental itu. "Eh, iya. Maaf ..." gegas Bapak membuka pintu pagar, memberi jalan masuk dua petugas ke Polisian tersebut. "Masuk, Pak." ucap Bapak dengan raut tegang. "Ke dalam saja," Bapak melewati petugas membuka pintu rumah dan menarikku masuk kedalam. "Jadi siapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN