bagian 38 - Hella.

1229 Kata

Bugh!! Bugh!! Rudi menghantam tembok dengan kepalan tangannya, emosi yang terlalu besar membuat hatinya panas terbakar. Dia merasa terhina, bodoh dan sangat marah dengan keadaan. Andai tubuhnya tidak terkurung, sudah pasti Rissa lah yang menjadi sasaran kemarahannya. "Siall!!" maki Rudi dengan geram. Amplop yang ada ditangannya mengumpal diremas secara kasar. "Anj**ng!! Perempuan sialan. Sok cantik! Belagu!!" nafas Rudi menggebu-gebu, dilemparnya gumpalan amplop itu kesembarang arah tanpa membaca isi yang ada didalam kertas. Rudi kembali menghantam tangannya dengan tembok, tak peduli dengan rasa sakit dan perih yang menjalar atau darah yang bercucuran keluar dari buku-buku yang ada disela tangannya. "b******k kamu Rissa ... awas saja kalau aku bebas. Aku cekik batang lehermu!" geram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN