bagian 96 - Ayah

1554 Kata

Dua minggu pasca siuman, keadaan Ibu semakin membaik. Hari ini Ibu sudah di perbolehkan pulang oleh, Dokter. Tak henti kami mengucap syukur atas nikmat dan keajaiban yang telah diberikan oleh, Tuhan. Sengaja aku dan Mas Yas merahasiakan kehamilanku pada Ibu, aku ingin membuat kejutan untuk Ibu. Aku yakin, Ibu akan senang mendengar kabar baik ini. "Makasih ya, Fi ... sudah menjaga Ibu," ucap Ibu tulus, matanya di penuhi oleh genangan air. "Sama-sama, Ibu. Kalau perlu sesuatu, jangan sungkan ya. Bilang saja sama Fio," balasku sambil mengulas senyum. "Gimana kabar, Ayahmu Fi? Kamu sudah mengabari hari ini akan pulang, khawatir Ayahmu datang, kami semua sudah tidak ada disini." "Oh iya ... Fio telpon sekarang," aku langsung merogoh saku depan, mengambil ponsel. Suara panggilan terdengar,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN