A I D E N - 02

2280 Kata

Aiden meninggalkan pekerjaannya hanya untuk menemui keluarga Ayya, karena menunggu akhir pekan ia tidak bisa. Namun, keinginannya masih sulit untuk dipenuhi lagi, saat ini. “Tapi saya mencintai Ayya, Pak. Saya bersumpah, saya berjanji, memastikan Ayya bahagia lahir batin, Pak. Izinkan saya membawa Ayya pulang ke rumah.” Aiden menjelaskan dengan segala kesungguhannya, tetapi ekspresi dari pria yang selalu ia anggap jenaka itu tetap dingin tak tersentuh. Tidak ada Megan sekarang, tetapi jalan Aiden tetap tidak mulus. Orang tua Ayya begitu over protective setelah apa yang Aiden lakukan padanya. Pria itu tidak pernah berpikir, bahwa kesempatan yang ia buang selama setahun ini, ternyata begitu berharga. Ia hanya bisa menyugar rambutnya secara kasar. “Saya pun mencintai Ayya, Aiden. Yang sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN