Akhirnya Khanza pulang setelah hampir satu jam mereka saling bertukar cerita. Annisa yang awalnya ragu kini sudah mulai membuka diri untuk berteman dengan Khanza. Wanita cantik bak gitar spanyol itu memang memiliki pekerjaan yang sulit untuk dijelaskan tapi, isi hatinya sungguh tidak seperti apa yang dia lakukan diluar sana. Diantara kedua wanita itu seolah ada benang transparan yang mengikat keduanya. Annisa tak pernah menyangka bahwa disaat seperti ini dia malah dipertemukan dengan seorang yang terlihat buruk tapi, hati bak malaikat. Beberapa waktu lalu saat Khanza masih ada disini – didalam kamar kost, Annisa. Wanita itu sejenak melupakan apa yang sedang menimpa dirinya. Pikiran dan masalah itu seolah pergi menjauh tanpa ada permisi sebelumnya. Namun, saat ini – saat dia kembali

