Baik Adam maupun Vania tertegun saat mengetahui bahwa mereka pernah ingin dijodohkan oleh keduanorang tua mereka masing-masing. Adam semakin yakin bahwa Vania memang adalah wanita yang diciptakan Tuhan untuknya. "Ayah ibu, aku ingin menikahi Vania," ucap Adam dengan penuh keyakinan. Vania kaget dengan ucapan Adam, pasalnya selama ini Adam tidak pernah melamarnya apalagi mengatakan ingin segera menikah, lagipula hubungan mereka juga baru dimulai. Kedua orang tua Adam sangat setuju dan langsung menghubungi orang tua Vania untuk segera mengatur waktu bertemu. Vania hanya duduk terdiam, ia tidak dapat menolak sama sekali karena semua terjadi begitu cepat. Adam menggenggam tangan Vania dan meyakinkan Vania bahwa ia sangat mencintai Vania. "Vania, aku tau ini terlalu cepat tapi aku yakin ak

