PERJANJIAN PERNIKAHAN

1003 Kata
Nur menundukkan kepalanya, perasaan gelisah belum kunjung hilang. Tangannya sejak tadi bergerak tidak tenang. Keringat dingin terus bercucuran membasahi hijabnya. Gadis yang duduk ditepi ranjang tidak tau harus berbuat apa. Alhasil dia hanya diam menunggu Alex masuk kekamar keduanya. Cklekk.. Suara pintu kamar terbuka. Menampilkan Alex yang masih mengenakan baju resepsi pernikahannya tadi. Beda dengan Nur yang sudah berganti pakaian. Alex menatap tajam gadis yang menundukkan kepalanya. Rasanya sangat muak melihat wajahnya. Rasa jengkel,kecewa,marah,benci masih ada dihatinya. Harusnya Alex menikah dengan Celine, harusnya Alex tidur dengan Celine dimalam pertamanya. Tapi apa?Alex justru menikah dan dibiarkan hidup dengan gadis yang tidak ia cintai dan sangat ia benci. srett.. sebuah kertas putih terlempar tepat diwajah Nur, membuat Nur tersentak kaget. Alex lalu melepaskan jasnya dan melempar dengan asal kesebuah sofa. "Apa ini mas?"tanya Nur dengan kening mengkerut. "bisa baca kan?"tanya Alex santai,meski begitu suaranya terdengar dingin. SURAT PERJANJIAN PERNIKAHAN tulisan itu terpampang jelas di kertas yang saat ini Nur baca. Matanya seketika melotot kaget begitu membaca isi perjanjian itu. "aku gak setuju,"ujar Nur,nafasnya naik turun karena ada gejolak amarah didadanya yang tidak mampu ia luapkan. Alex mengangkat satu alisnya. Memberi kode untuk Nur melanjutkan ucapannya. "pernikahan bukan main-main mas,"ujar Nur. "siapa yang buat main-main?"tanya balik Alex. "terus ini apa mas?kenapa kamu buat perjanjian pernikahan ini?"tanya Nur geram. "dan kenapa disini tertulis aku gak boleh menyentuh kamu sama sekali?dan pernikahan ini akan berakhir setelah kamu mendapatkan warisan dari oma?"tanya Nur bertubi-tubi. "kenapa?keberatan?disitu juga tertulis kan kalo saya akan memberikan 15% warisan oma buat kamu,"jawab Alex. "itu berarti kamu menikahi aku karena warisan?"tanya Nur,matanya sudah berkaca-kaca tak habis pikir. "benar,"jawab Alex tanpa ragu. "mas, ini pernikahan." "tapi ini pernikahan yang gak pernah saya inginkan,"sahut Alex tegas. Alex mendekati Nur. Menatap gadis yang sudah menangis dengan tajam. "harusnya yang saya nikahi itu Celine,bukan kamu!!"ujar Alex. "kalo memang begitu, mas Alex bisa kan menolak perjodohan ini."jawab Nur. Alex tertawa lirih. "bisa kalo kamu gak setuju dengan perjodohan ini. Tapi apa yang kamu lakuin?kamu setuju. Kamu buat saya berpisah dengan Celine!!" Nur memejamkan matanya, amarah Alex sudah membeludak membuat dia ketakutan. Siapa sangka jika Alex bisa menyeramkan seperti ini ketika marah? "sekarang saya tidak peduli, mau kamu setuju atau tidak kamu harus tetap menandatangani surat perjanjian itu,"ujar Alex. "tapi aku gak mau mas,"tolak Nur. Alex semakin marah mendengar Nur yang keras kepala. Alex mencengkram dagu Nur hingga gadis itu meringis. bagaimana tidak meringis kesakitan?Alex sengaja menekankan kukunya hingga menggores pipi Nur. "kamu berani membantah saya?hah?"bentak Alex. "harusnya kamu sadar, gara-gara siapa saya dan Celine berpisah. Gara-gara kamu!!kamu harusnya membayar perpisahan saya dengan Celine dengan cara seperti ini!!" Alex mendorong tubuh Nur ke ranjang dengan kasar. Wajah Nur sudah banjir air mata. Alex menindih tubuh Nur, membuat mata Nur terpejam. Adegan ini benar-benar membuat Nur gugup. Bagaimana tidak?dia sebelumnya tidak pernah sedekat ini dengan lawan jenisnya. Dan sekarang? "kenapa?apa kamu berharap saya mau melakukan dengan kamu?"tanya Alex dengan nada yang lirih. Nur memberanikan untuk membuka matanya. "mas apa kita?" "tidak usah berharap,"jawab Alex,segera berdiri dengan tegak. "melihat wajahmu saja saya sudah jijik," Nur bangun,dia tersenyum perih. Komplit sudah semuanya, dia sudah disalahkan atas perpisahan Alex dan Celine dan pernikahannya dengan Alex, dan sekarang dia dianggap manusia yang menjijikkan oleh suaminya. "harusnya, saya melakukan bersama Celine,"ujar Alex tanpa peduli perasaan Nur. Nur menghela nafas panjang,ia harus sabar. Dia harus kuat menghadapi ujiannya. Dia tidak boleh lemah. Alex lalu melempar bantal ke lantai, "kamu tidur dibawah. Saya tidak sudi tidur bersama kamu!"perintah Alex. Nur mengangguk, dia tidak membantah. Hatinya sudah cukup sakit mendengar kata-kata Alex tadi, jadi dia tidak ingin menambah luka dihatinya lagi. "mau ngapain kamu?"tanya Alex saat melihat Nur ingin mengambil selimut. "mau ambil selimut," "terus kamu mau suruh saya tidur tanpa selimut?"tanya Alex dengan wajah datar. Nur menggeleng,"enggak mas. Tapi dibawah dingin," "saya tidak peduli."jawab Alex dan merebut selimut yang dipegang Nur. Alex lalu berbaring di ranjang. Menutupi tubuhnya dengan selimut yang tebal dan hangat. "besok kamu harus menandatangani surat itu. kalau tidak, kamu akan saya buat menderita!"ujar Alex dan mulai tidur. Nur menatap Alex yang mulai memejamkan matanya. Hatinya sakit. Bukan ini pernikahan yang ia mau. Bukan pernikahan yang hanya sesaat, bukan pernikahan yang dilaksanakan karena warisan. Nur hanya ingin menikah sekali seumur hidup. Mimpinya menjadi dokter sudah ia kubur dalam-dalam. Dan sekarang?apa mimpi untuk menikah sekali seumur hidup juga harus ia kubur dalam-dalam? setetes air bening mulai membasahi pipinya. Nur segera duduk di lantai dan membenarkan bantalnya sebelum akhirnya dia berbaring. Pikirannya terus melayang pada surat perjanjian tadi. perjanjian konyol yang tidak pernah Nur bayangkan samasekali. Entah lelucon apa yang Alex buat? bisa-bisanya dia membuat perjanjian dilarang menyentuh suaminya sendiri, perjanjian macam apa itu? bagaimana bisa seorang istri tidak diperbolehkan menyentuh suaminya?padahal jelas-jelas keduanya sudah sah menjadi suami istri? selain itu, kenapa Alex membuat perjanjian jika pernikahan mereka akan selesai jika Alex mendapat warisan. Itu artinya dia menikah bukan karena Allah,bukan karena ibadah melainkan karena harta. dan yang paling membuat hati Nur hancur adalah, Nur adalah istri diatas kertas tanpa berhak sama sekali dengan Alex. Artinya Nur tidak boleh melarang Alex atau menyentuh Alex,begitu? Nur menyeka air matanya. Batinnya terus bertanya-tanya skenario apa yang Tuhan buatkan untuknya. Pasalnya skenario ini cukup menyiksa dirinya. Malam semakin larut. Nur sudah tidur sejak tadi. Dia menahan dinginnya lantai dan AC yang menyentuh kulitnya. Di keheningan malam, Alex terbangun. Lelaki itu memainkan ponselnya. Sejak tadi dadanya seperti dihantam batu ribuan kali. Bagaimana tidak?kedua matanya sejak tadi melihat foto dirinya dengan Celine,gadis yang ia sayangi namun harus ia lepaskan. Di malam ini, Alex merasakan kerinduan yang begitu dalam pada Celine. Dia sangat rindu gadis yang memiliki senyuman manis dan membuat dunianya berwarna. silahkan sebut saja Alex lelaki jahat. Karena sekarang statusnya berubah menjadi suami tapi tetap saja mencintai dan memikirkan orang lain. ini bukan kehendak Alex, dia tidak bisa melupakan Celine hanya dalam sekejap saja. Tidak bisa. Apalagi keduanya sudah bersama-sama sejak duduk dibangku SMA. tidak mungkin kenangan selama bertahun-tahun bisa terlupakan dalam satu hari. "Celine. aku kangen kamu,"lirih Alex dab membesarkan foto Celine yang tengah tersenyum dengan kedua tangan yang membawa boneka.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN