"Sampah!" cetus Derren, yang baru saja selesai membunuh semua lawannya. Alpha dari Clan Werewolfs itu agak kesusahan melawan, karena tidak ingin menganggu dunia manusia. Walau Derren sudah memasang portal, untuk membatasi serangan–nya. Tetap saja Derren khawatir, jika melewati batas. Derren mengelap sudut bibirnya kasar. Jas hitam yang ia kenakan, sudah dia buang ke sembarang arah, karena sudah robek tak karuan. Wajah tampan–nya, juga ternodai oleh banyaknya bercak darah. Yaahh, walau tidak mengurangi sedikitpun, ketampanan–nya. Dan di sisi lain, Belve masih menggenggam erat gaun hitam–nya. Belve masih tak percaya, bahwa Edmond akan menyerahkan–nya pada Aragon, hanya dengan sogokan semacam itu. Belve heran, bukankah Edmond memihak pada Derren?. Derren bilang, Edmond adalah tangan kanan–

