Bukan Lagi Sandiwara

2210 Kata

Semakin mendekati akad nikahku dengan Mas Malik, keraguan kembali hadir menggangu pikiran. Aku sampai tidak bisa tidur nyenyak hingga kesehatan menjadi terganggu. Aku merasa ada yang dia sembunyikan. Entahlah. Semakin dipikirkan, kepala ini malah semakin sakit. Terlebih lagi, aku tidak berani bertanya karena takut menyinggung perasaannya. Sakit kepalaku semakin menjadi sejak mimpi buruk kembali hadir mengusik ketenangan. Tak hanya itu, tapi sering muncul sekelebatan bayangan aku tengah bersama laki-laki, tapi tidak jelas seperti apa rupanya. Mungkinkah itu wajah Mas Fandi atau Mas Malik? Sayang, semakin mencoba mengingatnya, malah membuatku semakin tertekan dan stress. Aku frustasi sendiri. Terlebih lagi, Mas Fandi tak pernah sekali pun mengirim pesan atau menghubungi. Aku tahu ini ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN