Chapter 32

1262 Kata

     "Apa yang di foto ini elo?" tanyaku ragu sambil menunjukkan sebuah foto-seorang perempuan yang tertangkap kamera CCTV- pada perempuan yang tengah duduk di hadapanku. Aku mengamati paras cantik itu dengan seksama. Mencoba mencari tahu kebenaran lewat ekpresi wajahnya. Aku memang tidak bisa secara spesifik membaca pikiran seseorang, tapi aku tahu betul mana ekpresi seseorang yang tengah ketakutan guna menyembunyikan kebohongan dan ekpresi seseorang yang berbicara apa adanya. Tapi sekarang aku tidak menemukan kedua ekpresi tersebut. Perempuan itu masih mempertahankan wajah sinis yang hampir 2 bulan ini selalu diperlihatkan padaku secara terang-terangan.      Helaan nafas terdengar gusar karena perang yang terjadi antara logika dan hati. Semestinya aku tidak perlu menanyakan hal tak berg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN