Epilog (Aurora POV)

1502 Kata

          Sejak bertahun-tahun yang lalu, tanpa patah semangat aku selalu menantikan mukjizat agar aku bisa kembali normal seperti sedia kala. Aku selalu berdoa dan berdoa untuk kesembuhan penyakitku yang terus menyiksa setiap saat. Meski pernah hampir menyerah dan memasrahkan diri, support dari orang disekelilingku saat itu selalu berhasil mengembalikan semangatku untuk sembuh.           Dan sekarang, doaku benar-benar telah dikabulkan. Tuhan memang sangat baik. Dia membalas semua penderitaan dan kesengsaraanku dengan kebahagiaan yang sangat berlimpah.           Sejujurnya, aku tidak pernah bermimpi akan bisa berdiri sampai detik ini. Mengetahui bahwa aku masih diberi kehidupan setelah mengalami yang namanya batas antara hidup dan mati sungguh terasa sangat luar biasa. Semua kenyataan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN