Chapter 28

1169 Kata

Hilya Allisya Shaenette, gadis dengan surai tergerai itu menatap pantulan dirinya di cermin. Hilya sudah siap dengan make up tipis serta mini dress berwarna navy dari beberapa detik yang lalu.             Jari-jari gadis itu menggenggam erat handphonenya, ini tanggal sepuluh, jadwal ia dan Mamanya video call. Tapi, biasanya beliau menghubungi Hilya pukul 22.00 WIB, sekarang baru pukul 20.15.              Tok. Tok. Tok.             Hilya menatap ke arah pintu saat terdengar ketukan diiringi panggilan Bi Lesta yang mengatakan ada yang mencari Hilya. Itu pasti Adrian yang menjemput Hilya.             Omong-omong, soal Adlan, Hilya merasa bersalah dengan cowok itu karena menjauhinya selama hampir tiga hari ini. Adlan bahkan meminta maaf pada Hilya takut-takut ia memiliki salah katanya, ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN