BAB 12. Sahabat Baik

1184 Kata

Arsenio menerima sebuah pesan dari gadis kecil yang beberapa waktu lalu dia selamatkan dari labirin yang menyesakkan. Anak laki-laki itu tersenyum, beberapa kali bertemu dengan Dita membuat harinya mulai berwarna, dia tidak kesepian lagi. Sesekali bila tidak bertemu Dita akan mengiriminya pesan atau menghubunginya. Di usia mereka yang masih anak-anak, mereka hanya memikirkan makna persahabatan. Arsen nyaman saat bermain dengan gadis kecil itu, Dita juga tidak pernah mempermasalahkan warna bola matanya meski Arsenio mulai jarang menggunakan kacamata. Arsenio mulai mengawasi keadaan rumah, berharap tidak ada kedua orang tuanya di rumah. Dengan hati-hati dia keluar dari rumah yang seperti penjara itu. Arsenio akhirnya bisa bernafas lega saat tidak seorang pun menghalanginya. Dia menggunakan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN