Senyum itu meski tipis namun mulai ada perubahan pada anak itu sejak hari itu Lilyana semakin rajin mengajak Arsenio keluar rumah, wanita itu yakin, Arsen akan menjadi anak yang berguna suatu saat nanti. Lilyana berjanji akan mendidik Arsenio dengan baik, meski sekarang dunia menolak kehadiran anak itu, akan Lilyana pastikan mereka akan menyesalinya. Arsenio anak jenius, dia cerdas, masalah matanya yang berbeda, anak itu bisa menggunakan kacamata, atau mereka bisa memasang soflens untuk menutupi mata merahnya. Lilyana masih tidak habis pikir mengapa keluarga Anderson masih memperlakukan Arsenio dengan tidak baik. Lilyana bisa melihat bagaimana kasar dan tidak baiknya Eliana dan Anderson memperlakukan Arsenio. Sering kali Lilyana melihat Eliana memukul anak itu dengan keras, Arsenio tidak

