Sahel, Roni dan Yudi bergabung bersama beberapa warga desa untuk mencari keberadaan Venska, siang hari terlihat terik, namun pohon-pohon di sini mampu menutupi rindangnya. Laporan mereka telah sampai di telinga Pak Sulaiman, sebagai kepala desa ia turut turun langsung membantu mahasiswa dan mahasiswi itu guna mencari temannya. Terlihat ada bapak-bapak yang fokus membelah rerimbunan semak-semak hutan guna mencari gadis hilang itu. Kekompakkan mereka patut diacungi jempol, sebagian warga Rogokepaten sangat baik, mereka bergotong royong membantu mahasiswa dan mahasiswi KKN ini. “Ini gimana, ayahnya Venska dari semalem nelpon terus.” Saskia memperlihatkan ponsel Venska yang ia matikan, bahkan Siska tidak berani untuk mengaktifkannya lagi. “Aktifin aja udah, jujur sama ayahnya kalau anakn

