47. Diijinkan atau Dilarang?

1156 Kata

Di dalam sebuah ruangan kerja yang minim pencerahan, Revan tengah duduk termenung di sana, tanpa berniat untuk menyalakan lampu utama di ruang kerjanya itu. Pikirannya kini melayang pada saat ia menjenguk Gavin tadi. Saat diberi kabar oleh dokter bahwa adiknya itu sudah tersadar dari komanya, Revan langsung bergegas menuju Rumah Sakit untuk memastikan keadaan Gavin. Namun setibanya di sana, Revan tak mendapatkan perlakuan yang baik dari sang adik. Laki-laki yang masih terbaring tak berdaya itu tak mau menatap wajah Revan barang sedetik pun. Ia juga tak membalas sapaan Revan padanya. Jika dilihat dari sikapnya yang dingin seperti ini, Revan yakin kalau Gavin masih memendam amarah padanya, tentunya tentang apa yang telah Revan lakukan pada Fany. Karena sebelum kecelakaan itu terjadi, ia da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN