20. Fakta Mengejutkan

1029 Kata

Gavin merebahkan tubuhnya yang lelah pada sebuah sofa di ruang keluarga di rumahnya ketika ia baru saja tiba. Dengan gerakan malas, laki-laki itu melepas jaket yang semula membalut tubuhnya itu, hingga kini yang tersisa hanya kaus hitam bertuliskan sebaris huruf kanji itu. Gavin hampir saja memejamkan matanya kalau saja ia tak teringat oleh ucapan Fany siang tadi. Perempuan itu mengatakan bahwa Revan masih sering mengirim pesan singkat padanya, sekedar mengucapkan selamat pagi ataupun memberi ucapan semangat untuk kuliahnya. Oleh karena itu, Gavin kini bergegas menaiki anak tangga untuk menuju ke ruang kerja kakaknya itu. Ia ingin memastikan semuanya. Ia ingin tahu alasannya. Kini Gavin sudah sampai di depan ruang kerja sang kakak. Tangannya yang hendak mengetuk pintu itu menggantung d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN