49. Bersama Sahabat

1150 Kata

Pagi tadi Gavin sudah dipindahkan ke ruang rawatnya. Sejak tiba di ruang rawat sampai sekitar jam sebelas Gavin ditemani oleh Revan, namun keduanya tak saling berbincang walau sepatah kata pun. Hingga akhirnya Gara datang karena Revan meminta tolong pada laki-laki itu untuk menaga Gavin selama Revan mengurus beberapa pekerjaan sampai malam nanti. Mengetahui kakaknya akan pergi karena urusan pekerjaan, Gavin sama sekali tidak keberatan. Toh ada atau tidaknya Revan di sini, ia tak dapat memulai pembicaraan apapun sebab masih merasa kesal dengan kakaknya itu. “Thanks ya, lo mau dateng ke sini,” tutur Gavin saat Gara, sahabatnya itu sudah mendaratkan tubuhnya di kursi samping tempat tidurnya. “Santai,” sahut Gara singkat. Kebetulan hari ini ia hanya ada satu kelas, jadi Gara tdak keberatan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN