32

1647 Kata

Setelah berbicara secara baik-baik dengan Satur. Gue tidak menemukan titik terang agar dia sadar apa yang tengah dilakukannya. Tentu saja, gue bersyukur masih ada seseorang yang begitu memperhatikan bagaimana caranya gue hidup dan bagaimana seharusnya gue diperlakukan. Tapi, bukankah Satur seharusnya lebih mengetahui. Di antara kami berdua, tidak akan pernah ada hubungan yang serius. Meskipun kami merasakan perasaan yang sama. Gue memilih mengendap-ngendap keluar kamar untuk kabur. Ini keputusan yang sulit, membuang kesempatan untuk memulai kehidupan yang baru. Tidak, gue tidak akan berusaha memikirkan semua ini lebih jauh lagi. Tidak akan ada kesempatan untuk berubah pikiran. Ini saatnya membuat sikap. Memilih kembali dalam pelukkan Bli Raja. Di dalam kegelapan lorong, gue hampir terta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN