Lina menghela napas. Tampaknya suaminya masih sakit hati atas perlakuan guru itu pada Dion dan dirinya waktu itu hingga tak mudah untuknya memaafkan. Ia memaklumi karena ia sendiri juga masih kesal dengan sikap guru itu yang tidak adil dalam memperlakukan murid. Namun begitu, Rike adalah guru Dion, orang yang mengajarkan Dion di sekolah. Mau tak mau ia harus menghormatinya. "Mas ...." "Jangan bahas ini, Lina. Lebih baik kamu ikut saja denganku ke mal. Jam segini, mungkin masih terlalu pagi tapi kita bisa temani Dion main di arena bermain." Terlihat dari matanya, pria itu tak peduli dengan guru itu. Ia hanya ingin pergi dari tempat itu secepatnya. Di arena bermain, Dion asyik mandi bola di dalam sebuah area kecil yang terkurung jaring. Ia begitu senang hingga berteriak kegirangan setiap

