"Sudah, bahkan sudah mengurus surat-suratnya, lagi," lanjut Tristan. Ia menganggukkan kepala pelan saat menerangkannya pada sang kakek. "Berarti, Lina ini istri kamu satu-satunya, sekarang?" Tristan melirik lagi istrinya. "Iya." Orion bergantian menatap keduanya. "Mmh ... mereka dinikahkan paksa oleh warga, tapi ... adakah cinta di antara mereka? Haah ... tapi tadi mereka sempat bertengkar gara-gara pembeli tadi. Apa ada yang cemburu atau hanya perasaanku saja? Mmh ... Tristan sebenarnya baru bercerai, terlalu dini juga kalau berharap lebih pada hubungan keduanya, tapi ... aku tak ingin mereka berpisah. Adakah cara agar mereka bisa dekat dan tak terpisahkan?" Ia melirik Lina. "Dan kamu punya anak. Berarti pernah menikah?" "Iya, Pak." "Ini kakekku. Panggil dia kakek, Lina," pint

