Bi Ijah langsung menarik Dion ke kamar. "Ayo, Dion. Ganti baju dulu." "Iya!" Bocah itu berlari ke arah kamarnya. *** Lina memperhatikan beberapa suvenir di toko itu. Ia akhirnya membeli beberapa mangkuk dan piring porselen yang bermotif bunga. Setelah itu, ia keluar. Sempat ia melihat ke kanan dan ke kiri tapi ia lupa, suaminya dan Dion pergi ke toko yang mana. Toko-toko di sana berderet rapi. Ukurannya kecil dan tersebar banyak di daerah itu. Di seberangnya adalah sungai yang di kanan kirinya tumbuh pohon sakura berwarna pink. Bunganya lebat tanpa daun. Setiap angin berhembus, kelopak bunganya berjatuhan hingga ke jalan. Di bawahnya banyak orang berjalan sambil melihat keindahan bunga sakura yang sedang bermekaran. Ada juga yang berpiknik di bawah pohon bersama keluarga sambil menik

