"Lina." Wanita itu terkejut ketika Tristan tiba-tiba masuk ke dalam kamar tanpa mengetuk. Ia saat itu tengah menyisir rambutnya yang panjang. Seketika ia menoleh. "Mas, kenapa gak ketuk pintu?" "Lho, kamu 'kan istriku?" Pria itu menatap wajah istrinya yang tanpa menggunakan kerudung. Baru kali ini ia memperhatikan wajahnya tanpa kerudung. "Manis juga." "Ngak apa-apa 'kan kalo aku lihat wajah aslimu tanpa kerudung?" Dahi Lina berkerut. "Lho, bukan itu maksudku ... kenapa tiba-tiba dia seolah-olah menganggap segala sesuatunya biasa aja? Bukankah dia yang aneh, sedari awal pisah kamar?" Namun, ia memilih diam. "Oya ... aku mau tau, kenapa kamu bilang pada Tika rumah ini untuknya?" "Memang benar 'kan? Aku tidak mau mengambil hak milik orang lain." Lina memutar tubuhnya ke arah cermin. I

