Ari yang merasa tidak mungkin mengantar Julia pulang dalam keadaan yang seperti ini, memilih menepikan mobilnya saat menemukan tempat rindang yang dirasa pas. Turun dari mobil dan masuk ke dalam indoapril, lalu keluar kembali dan masuk ke mobil Julia tanpa memerlukan waktu yang lama, “minumlah dulu.” Ari memberi sebotol air dingin ke Julia dan menaruh sekantong kresek minuman kain dan makanan ringan juga di jok bagian belakang. “Makasih, Ari.” Julia menutup botol minuman itu setelah meneguknya tadi. “Apa yang membawamu ke kantor?” Ari yakin, Julia tahu kalau tidak akan menemukan Axel di kantor tadi. Julia menggeleng, “aku tidak tau.” “Apa kamu sengaja menemui tuan Slamet hanya untuk menggertaknya saja? Kamu sangat tau kan siapa tuan Slamet itu?” Julia menggeleng lagi, “pagi ini Axel m

