33. Kedatangan Rudi (3)

1055 Kata

“Loh, kok udah berhenti nangisnya?” tanya Arka dengan muka polos. Seketika Nilam menghiadiahi cubitan-cubitan kecil di pinggang suaminya itu. “Ih, Kak Arka kok rese, sih,” ucap Nilam, agak manja. Entah kenapa bersama Arka, Nilam merasa seakan dirinya bukanlah wanita dewasa berumur 27 tahun, melainkan remaja berumur 17-an, yang centil dan suka ngambek. Nilam kadang malu pada diri sendiri, tapi tiap kali dia berjanji akan bersikap sesuai umur, sering kali Nilam terlupa. Sering kali ya beginilah dirinya di samping Arka. Nilam hanya berharap Arka tak akan ilfil padanya. “Gitu dong, istriku yang cantik nggak boleh nangis. Kasian sama matanya, nanti sembap. Kasian juga sama hidungnya, nanti ingusnya meler.” Dan begitu saja, Arka berhasil membuat Nilam kembali memekik sebal, lalu kembali mengh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN