45. Kamar Tidur Arka

1141 Kata

Makan malam di rumah orang tua Arka berlangsung dengan hangat. Sang cucu kesayangan mengoceh dengan riang sembari disuapi oleh neneknya. Bahkan meski Zidan bukan cucu langsung dari keturunan Arka, namun Sutia dan Burhan sudah mengenal Zidan sejak anak ini masih kecil, dan sudah menganggapnya sebagai cucu sendiri, laksana pada Rafael—anak Nida. Pernikahan Arka dengan Nilam hanya semakin membikin sah pertalian keluarga di antara mereka. Arka juga tampak santai menyantap makan malamnya, sesekali mengobrol dengan ayahnya perihal sawah dan hewan ternak yang mereka pelihara. Berbeda dengan sangkaan Nilam yang mengira Arka akan memasang muka masam karena tadi sudah diinjak Nilam dengan cukup keras. Dalam hati Nilam merasa lega. Tadinya Nilam mengira dirinya sudah bertingkah kelewat batas. Set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN