38. Merayu Ratna

1200 Kata

“Halo, Mbak Ratna, ini saya Danu, yang tadi ke rumah Mbak nyariin Pak Candra. Gimana? Pak Candra-nya sudah datang?” Tampak seorang laki-laki tengah menjepit ponsel di antara kuping dan bahunya, tangannya tengah sibuk mengasah arit yang biasa digunakan untuk menyabit rumput. “Oh, Mas Danu. Belum dateng si bapak. Biasanya dia semingguan lebih kalau ke kota. Dia baru berangkat kemarin,” balas suara mendayu di seberang sana. Sebenarnya Danu malas untuk melakukan ini. Dia tahu benar tipikal seperti apa Ratna ini. Perempuan sadis yang tak punya hati dan hanya mengincar harta kekayaan. Danu bahkan yakin Ratna pasti tidak setia pada Pak Candra, terbukti dari respons yang kemudian muncul saat Danu berkata: “Ditinggal seminggu lebih, memangnya Mbak nggak takut sendirian?” rasanya Danu mau muntah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN