Nico. Aku sampai di Singapura jam tujuh malam waktu setempat. Mungkin aku akan sampai di Jakarta tepat jam delapan malam, atau setengah sembilan. Transit di Singapura tidak lama. Hanya setengah jam. Aku mengaktifkan ponselku, dan kiriman w******p dari Cia langsung masuk seketika. Alicia Taraaa! Masakannya jadi! Buatan gue loh, walaupun 70 persennya dikerjain sama Sammy. Dimakan ya entar! Oh iya, soal kado tambahannya, itu kaleidoskop. Lo tahu? Runtutan peristiwa gitu loh Nic. Tapi karena gue nggak canggih dan gak ada alat rekam, kaleidoskopnya gue bikin jadi buku yang isinya foto-foto. Lo tahu nggak? Ketemu sama lo adalah anugerah Tuhan yang terindah buat gue, kalaupun gue harus pergi, gue akan pergi tanpa penyesalan karena gue bisa merasakan gimana rasanya dicintai dengan tulus

