27 Selama beberapa hari berikutnya, Lilakanti terus-menerus memikirkan permintaan Farisyasa. Bila menuruti kata hati, Lilakanti akan langsung mengiakan pinangan pria itu. Namun, pengalaman buruk masa lalu membuatnya ragu-ragu. Atas saran Nandini, Lilakanti menunaikan salat istikharah. Setiap melam perempuan tersebut melaksanakan salat itu, dan dilanjutkan dengan berdoa supaya mendapatkan kepastian hati. Hal nyaris serupa juga dilakukan Farisyasa. Bila Lilakanti melakukan salat istikharah, pria berjanggut itu melaksanakan salat tahajjud. Selain untuk memohon restu pada Sang Pencipta, Farisyasa juga melaksanakan itu sebagai salah satu cara membangun perisai diri. Kendatipun belum ada serangan selanjutnya, tetapi Farisyasa percaya dengan perkataan Mulyadi yang turut dikuatkan Zein dan

