Kelegaan terbesar yang dirasakan Saphira selama 70 tahun umurnya adalah saat melihat Magi membuka matanya, tepat seminggu setelah kecelakaan itu. Ia memaksa dirinya untuk tidak segera memeluk Magi, takut melukai cucunya. Saphira membiarkan Dokter memeriksa perkembangannya lebih dulu, sementara ia sendiri menunggu di luar dengan ribuan doa terlontar dari bibirnya, berharap tidak terjadi apapun. Aska berdiri disampingnya melipat tangan di d**a. Ekspresinya dingin dan sama sekali tidak enak dilihat, ada kantung mata yang sangat buruk di bawah matanya. Aska tidak tidur dengan benar sejak Magi masuk Rumah sakit, kepalanya terasa ringan, tapi ia sangat tenang. Walau mungkin sebentar lagi ia akan pingsan. "Semoga..." Suara pelan Saphira yang berdoa terdengar di telinga Aska, ia mengabaikan. S

