Part 39

1028 Kata

"Ini bukan tuli permanen, hal ini disebabkan karena saat pasien kecelakaan, telinganya menangkap suara keras sehingga ada pembuluh darah yang pecah, darah yang keluar menghalangi suara masuk, ini akan segera membaik seiring dengan proses penyembuhan." Rana dan Tarendra sudah bisa menghela napas lega saat mendengar penjelasan dokter. Setelah diberi penanganan oleh Dokter, Rama sedikit-sedikit bisa mendengar lagi, meskipun kadang-kadang kambuh lagi, dan ia kembali tak bisa mendengar suara. Rama masih terbaring di atas brankarnya, kepalanya akan pusing luar biasa jika ia memaksa bangun. Andru duduk di kursi samping brankar dan menyuapinya gado-gado, ia bersikeras tidak mau makan bubur, ia bukan sakit. "Lo gimana mau ketemu Magi kalau bangun aja lo gak bisa?" kata Andru menyeringai. Selai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN