Setelah melewatkan hampir 4 jam di perjalanan, akhirnya mereka sampai di Bogor jam 3 siang. Caca menguap begitu membuka pintu mobil, ia sebenarnya mengantuk sejak tadi, tapi tidak mau membiarkan Aska menyetir sendirian. Mungkin karena hari ini bukan hari libur, jalanan cukup sepi dari pada biasanya. Caca menguap sekali lagi, ia merentangkan tangannya. "Agak sepi ya," katanya sambil meregangkan badannya. "Sekarang bukan hari libur, Ca, jadi agak sepi." "Iya sih, kita mau makan di warung yang mana?" "Dibungkus aja ya? Agak malaman sedikit pasti ramai di sini." "Makannya di mana?" "Di mobil aja." Caca menatap mobil Aska, yang pasti akan beraroma jagung bakar jika mereka makan di sana. Caca sih tidak keberatan, tapi Aska pasti tidak akan suka kan? "Di warungnya aja?" tanya Caca. "Di

