Kenapa lo lakuin itu? Lontaran pertanyaan itu akhirnya datang saat Abian berhenti menariknya, ini ruang Osis. Magi mengabaikan pertanyaan Abian, ia yang duduk di salah satu kursi itu hanya mendongak menatap langit-langit. Magi tahu kenapa Abian membawanya ke sini, hanya tempat ini yang tidak akan di datangi Guru pengawas saat Upacara berlangsung. Abian pasti ingin Magi tenang terlebih dahulu, sebelum bertemu orang lain. "Lo lagi menyesal ya?" tanya Abian lagi sambil duduk di sampingnya. Enggak, gue lagi mikir. Mikir apa? Alasan kenapa Oma gak izinin gue pegang HP. Ah, Abian mengerti. Ia ikut menyandarkan punggungnya ke kursi, ditatapnya rak-rak berisi buku dan kertas-kertas di depannya itu. Ia tidak membalas kata-kata Magi, hanya duduk diam di sampingnya. Oma pasti udah tahu semu

