Sejak sadar kemarin, Dion terus menanyakan kapan saudara - saudaranya akan datang. Ia ingin bertemu mereka, terlebih Lintang. Dikarenakan ia juga mengalamin kecelakaan yang sama. Dion hanya ingin memastikan bahwa Lintang memang baik - baik saja, seperti apa yang dikatakan oleh Ibu. “Mereka sekolah, Sayang. Besok kan hari Minggu, akan Ibu ajak mereka semua ke sini,” itu lah yang dikatakan Ibu tiap hari Dion merengek. Lintang masih ditangani oleh dokter. Entah sampai kapan. Rasanya sudah sangat lama, tapi tim medis belum juga keluar. Mereka bertiga menunggu dalam ketidak pastian. Sibuk dengan pikirannya masing - masing. Ayah terlihat paling terpukul. Ibu masih belum berhenti menangis. Kian hanya diam, berdoa dalam hati, semoga apa yang dialami Lintang tadi bukan lah sesuatu y

