Seorang Mayat Hidup

1042 Kata

Boleh kah ia menyerah?     Sebuah pertanyaan yang ia lontarkan pada Tuhan.     Sungguh, ia sudah sangat lelah.     Ia bahkan baru menjalani pembedahan.     Ia baru sadar.     Ia masih butuh banyak waktu untuk pemulihan.     Tapi ia sudah kembali mendapat serangan.     Paru - paru kirinya pun bermasalah. Ada sel tumor baru tumbuh di sana. Yang menyebabkan kesakitan yang ia alami ketika berdebat dengan Emma dan Rafi.     Ia baru saja menjalani pembedahan.     Jadi, pembedahan baru tidak bisa segera dilakukan.     Tumor yang beruntun ini menyerang salah satu organ terpenting.     Kasusnya tidak semudah yang dulu, tinggal diangkat beres.     Karena tanpa paru - paru ia tidak akan bertahan hidup.     Asmara sebenarnya tak apa. Angkat saja paru - parunya.     Toh, ia sudah tak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN