34. Memaksa

1151 Kata

"Kalau jadi istri itu mandiri dikit kek, ini manja mulu yang tahu. Menyusahkan Mas Arga terus. Cih, memang yang harusnya menjadi istrinya Mas Arga itu cuma kak Salsa. Bukan kamu yang nggak bisa melakukan apapun!" cibir Viona begitu berpapasan dengan Rania. Tak menjawab, Rania yang kesal cuma memutar bola matanya jengah. Kemudian ke kamarnya untuk menyegarkan diri. Ah, ya. Itu lebih baik ketimbang meladeni orang seperti Viona yang sama sekali tak mau kalah. "Ran!" panggil ibu mertuanya Andini membuat Rania berhenti dan berbalik menghampirinya. "Iya, Tan," jawabnya sopan. "Kemari sebentar, ada yang ingin saya bicarakan sama kamu." Mereka pun memutuskan berbicara di ruang keluarga dan sepertinya sangat serius. Karena wajah Andini sudah mencerminkan segalanya. "Aku sudah bicara dengan ib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN