Rania berbaring miring sembari memikirkan kembali apa yang sudah terjadi. Perkataan Arga dan segalanya. Dia yang ternyata hanya sebatas alat balas dendam dan mainan Arga. Ah, ya. Sekarang dia sudah kembali ke rumah tepatnya rumah mertuanya. Berbaring di ranjangnya bersama Arga, dan dia bisa ke sana karena dipaksa juga tak punya pilihan. Tidak ada uang, memangnya Rania mau kemana lagi. Tidak mungkin ke rumah orang tuanya, karena dia pasti merasa malu, bertengkar dengan Salsa kakaknya dan Arga mungkin juga ke sana dan memaksanya ikut bersamanya dengan segala macam caranya. Rania sesak mengingat kata-kata suaminya, sampai kemudian dia jatuh tertidur. Beberapa saat kemudian Arga masuk ke kamar dan menghampirinya di ranjang. "Harusnya aku menghukummu karena sudah melawanku, dan bertindak ses

