Part 18

996 Kata

Ibel mengusap lembut puncak kepala sang adik. Rayyan terlelap setelah meminum tiga jenis obat sekaligus——dua di antaranya berbentuk kapsul, dan satunya lagi berbentuk tablet. Obat itu masing-masing berfungsi untuk mengurangi beban cairan dalam tubuh, multivitamin penunjang fungsi hati, serta untuk melindungi hati dari kerusakan akibat asam empedu. Sebagai seorang dokter, Ibel tahu betul itu. Ibel jadi ingat kejadian di tempat pertandingan sepak bola tadi——di mana Raka menampar Gwen. Itu pertama kalinya ia melihat sang adik begitu marah sampai dengan berani menampar seorang gadis. Dari sana Ibel melihat bahwa Raka teramat menyayangi si bungsu. "Ray, cepat sembuh, ya? Jangan nakal. Teteh sama Aa sayang banget sama kamu." Helaan napas berat terdengar. Mengapa hidup mereka sulit sekali? Luka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN