Part 24

1270 Kata

Radit tiba di sekolah putranya setengah jam lebih lama dari waktu yang dijanjikan. Alhasil, Rayyan yang tadinya hanya berniat pura-pura tidur, malah sempat benar pulas. Diliriknya si bungsu yang kini tengah menatap hamparan rumput yang basah jauh di bawah sana melalui jendela apartemennya, kemudian bertanya, "Kenapa tiba-tiba mau nginep di apartemen Papa?" "Kangen aja. Mau tidur sama Papa," jawab Rayyan. "Kan semalam Papa tidur di rumah." "Tapi aku tidur sama Mama, bukan sama Papa. Berisik ah. Pokoknya aku mau tidur sama Papa." Radit terkekeh. Tangannya terulur mengacak pelan rambut putra bungsunya itu. Rayyan memang manja, tapi biasanya hanya bermanja pada Amanda. Gemas sendiri rasanya ketika Rayyan bermanja padanya. "Papa masakin bubur, ya?" "Mana enak makan bubur. Mau cheeseburger,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN