Arkhan, dengan setia menyetir mobilnya, akhirnya dia membiarkan Dinda memilih tempat makan. "Jadi, mau makan di mana, Dinda?" tanya Arkhan. Dinda berpikir sejenak. "Hmm, bagaimana kalau kita makan di restoran pizza favoritku?" pinta Dinda dengan wajah memohon. "Oke! Ayo, tunjukkan jalannya." Arkhan tidak mau berdebat, dia setuju dengan kemauan Dinda. Dengan penuh semangat, Dinda memberikan petunjuk kepada Arkhan hingga akhirnya mereka tiba di depan restoran pizza yang begitu dikenal oleh Dinda. "Inilah tempatnya, Kak Arkhan! Aku yakin Kakak akan suka." Dinda bersorak girang, Arkhan tersenyum tipis melihatnya. "Menggemaskan," batin Arkhan. "Baiklah, mari masuk." Mereka duduk di meja yang nyaman dan mulai menelusuri menu. Setelah memesan, pelayan restoran segera pergi untuk menyiap

