Sisa hari aku habiskan untuk mengawasi pembangunan proyek sampai aku lupa untuk makan siang. Perasaan aku perutku kenyang trus. Tepat jam 4 sore aku bergegas memjemputmu. Bahaya kalo aku telat jemput dan kamu di jemput orang. Aku langsung menelponmu begitu tiba di depan kantormu. "Apa pekerjaanmu sudah selesai nyonya keras kepala?" ledekku di horn telepon dan mengadah ke arah jendela ruanganmu. "Aku lembur!" jawabmu. Aku tertawa ketika tau kamu mengintip. "Kayanya kamu cari alasan untuk menghindar dari hukuman" kataku melambai ke arahmu. "Mana berani aku cari alasan bos dari bos dari bosku" jawabmu sambil menutup tirai jendela ruangan kantormu. Aku tertawa lagi. "Sudah cepat turun atau aku seret kamu keluar sambil aku cium brutal" ancamku gemas. "Kalo pekerjaanku ga selesai jangan

